23 July 2014






HOT NEWS
Mahasiswa KKN Undiknas Gandeng YKI Gelar Operasi Mata Gratis »Pagi mulai beranjak, sekelompok mahasiswa KKN Undiknas yang mendapat tugas melaksanakan KKN di Desa Ayunan kecamatan Abiansemal – Badung, memulai aktifitasnya mengkoordinir kegiatan pemeriksaan dan operasi mata gratis yang di selenggarakan oleh mahasiswa KKN Undiknas bekerjasama dengan Yayasan Kemanusian Indonesia (YKI). Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 20 Juli 2014 dari pukul 08.00 sampai dengan 12.00 wita, yang diikuti oleh 355 masyarakat desa Ayunan. Terdiri dari 7 orang yang melaksanakan operasi katarak dan sisanya mengikuti pemeriksaan mata gratis serta pembagain kaca mata gratis kepada masyarakat. Kepala Desa Ayunan, I Made Sugatra dalam sambutannya menyampaikan “program pemeriksaan dan operasi mata yang dilaskanakan oleh mahasiswa KKN Undiknas disambut sangat baik oleh masyarakat Desa Ayunan, terbukti dengan membludaknya masyarakat yang hadir dan mengikuti kegiatan ini”. Lebih lanjut Kades I Made Sugatra juga menambahkan agar kegiatan semacam ini terus dilaksanakan, tidak hanya di Desa Ayunan saja, tetapi juga di desa lain yang berada di Kecamatan Abiansemal. Kegiatan KKN mahasiswa Undiknas berlangsung dari tanggal 16 Juni 2014 dan akan berakhir nanti pada tanggal 31 Juli 2014, dipenutup kegiatan KKN mahasiswa Undiknas akan menyelenggarakan kegiatan hiburan untuk masyarakat Desa Ayunan, seperti pagelaran joged, tari, dan musik. Adapun kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Undiknas adalah program kebersihan lingkungan, pembuatan profil desa, administrasi desa, mengajar di SD yang ada di Desa Ayunan serta pemeriksanaan dan operasi mata gratis yang dilaksanakan hari ini. Sunday, 20 July 2014 00:00
"Opini" Dosen Sebagai Insan yang Mandiri » Kesibukan seorang dosen telah dimulai jauh hari sebelum tibanya tahun akademik baru yang berkisar pada bulan Agustus-September, kesibukan itu akan semakin bertambah ketika tibanya masa ujian. Dari merancang soal, turut mengawasi ujian, koreksi naskah ujian hingga memberikan nilai mahasiswa, belum lagi kesibukan dalam mendampingi mahasiswa pada kegiatan pengabdian masyarakat, ditambah lagi kesibukan yang bersifat pribadi seperti penelitian mandiri. Penelitian yang sering dikemas dalam hibah, tentu bukanlah pekerjaan yang boleh dikerjakan tanpa rencana yang baik, terlebih jika penelitian itu melibatkan kelompok baik dari dalam institusi maupun dari luar institusinya. Seringkali hibah yang berkedok institusipun ternyata leading sector-nya adalah dosen itu sendiri, sedangkan tugas-tugas lainnya seperti mengajar dan membimbing harus dilakukan seorang dosen. Tak terasa begitu tingginya intensitas kesibukan seorang dosen, sampai-sampai sang dosen lupa mengadministrasikan segala kegiatan tersebut, yang nantinya menjadi bahan untuk menyusun kenaikan jabatan fungsional. Bersyuukurlah pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional khususnya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberlakukan sistem pelaporan beban kerja yang harus dipenuhi oleh seorang dosen yang sudah memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional). Meskipun pada awalnya dipandang memberatkan dan merepotkan dosen tetapi melalui Sistem Informasi Pengembangan Karir Dosen (SIPKD) mau tidak mau seorang dosen menjadi pribadi yang lebih terampil dalam mengarsipkan dan mendokumentasikan segala aktifitas Tri Dharma Perguruan Tingginya. Sesungguhnya SIPKD adalah bagian kegiatan untuk melaksanakan Undang-Undang RI Nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, yang mengamanahkan agar dosen melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Undang-Undang tersebut juga mengatur tentang hak yang dapat diperoleh seorang dosen, tentu saja dengan tetap memenuhi kewajibannya di sisi yang lain. SIPKD adalah salah satu bentuk pertanggungjawaban terhadap kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakoni seorang dosen, dimana aktifitasnya dihargai oleh pemerintah melalui tunjangan sertifikasi dan profesi. Pelaksanaan SIPKD secara khusus tertuang dalam surat edaran Direktur Diktendik No. 1944/E4.1/2013 tentang sosialisasi pengisian SIPKD dan Buku Pedoman SIPKD November 2013. Kelalaian dalam pengisian SIPKD dapat menyebabkan tertundanya tunjangan sertifikasi dosen dan kenaikan jabatan dosen yang bersangkutan. Jadi, SIPKD seyogyanya harus dipenuhi oleh seorang dosen. Tetapi harus diakui bahwa pengisian SIPKD memerlukan energi dan konsentrasi yang tinggi. Persoalan-persoalan teknis yang sering terjadi, tidak saja dikarenakan belum terbiasanya seorang dosen menggunakan Teknologi Informasi, yang melahirkan kekhawatiran terjadinya kesalahan meng-input data, tentu saja dikarenakan dosen belum memahami cara dan proses upload data tersebut. Persoalan lainnya adalah seorang dosen harus memahami penentuan standar baku tentang SKS dari masing-masing poin terkait dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti pendidikan pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat dan kegiatan penunjang idealnya diberikan bobot berapa? Hal ini tentu menyulitkan, mengingat dosen harus memberikan bobot tersebut secara mandiri, sangat berbeda dengan penilaian dan penetapan angka kredit ketika mengajukan kenaikan jabatan fungsional yang lazimnya dinilai dan diberi bobot oleh tim penilai PAK. Selain hambatan internal, rumitnya proses pengisian SIPKD juga tidak terlepas dari hambatan eksternal seperti penerapan sistem yang selalu berubah-ubah dari tahun ke tahun. Sehingga mau tidak mau, seorang dosen harus menyiapkan dirinya menjadi pribadi yang mandiri dalam memanajemeni diri sendiri terkait kesiapan administrasi, dokunentasi dan penguasaan Teknologi Informasi yang sangat diperlukan dalam mengisi laporan beban kerja. Oleh : Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. Direktur Akademik dan Sistem Informasi Undiknas Denpasar  Sunday, 20 July 2014 00:00

INFO LEMBAGA

HASIL  MONITORING DAN EVALUASI PELAKSANAAN UTS…
Oleh : Dr. Nyoman Sri Subawa, M.M. Ni Ketut Elly…
Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS)…


INFO FAKULTAS

PEDOMAN TATA PENULISAN Berikut ini ditentukan…
COMPANY VISIT FAKULTAS HUKUM (FH) UNDIKNAS KE…
13 april 2012 , jam 10.00 Wita FTI - Sipil…

PUSAT KAJIAN

Kata Pengantar Jurnal Konstitusi ini merupakan…
RESUME KEGIATAN SUARA KONSTITUSIKERJASAMA…

ARSIP BERITA

SUPPORT ONLINE

AKADEMIK I

Mudita Akademik Undiknas

KEUANGAN I

Md Mul Keuangan Undiknas

MARKETING I

Mareni Marketing Undikinas

WEBMASTER

Adi W Webmaster Undiknas

AKADEMIK II

Agung Akademik Undiknas

KEUANGAN II

Agus Keuangan

MARKETING II

Putri Pendaftaran Mhs Baru

CYBERNET

Sata Cybernet Undiknas


Lembaga Penjaminan Mutu

  • PDF

VISI, MISI DAN TUJUAN KERJA

Badan ini bercita-cita untuk menjadi sebuah lembaga penjaminan mutu akademik internal yang profesional untuk membantu Universitas Pendidikan Nasional Denpasar dalam mencapai visinya sebagai pusat unggulan akademik di PTS Wilayah VIII yang diperhitungkan baik secara Nasional maupun internasional.

Untuk mencapai cita-cita tersebut LPM bertanggung jawab untuk mengemban misi sebagai berikut:

  1. Mendorong sumberdaya manusia di lingkungan Universitas Pendidikan Nasional Denpasar agar selalu memiliki kesadaran dan tanggungjawab akan budaya mutu akademik
  2. Meningkatkan kompetensi LPM secara terus menerus dalam menangani penjaminan mutu akademik secara profesional, bersahabat dan berwibawa
  3. Mendorong menciptakan, mengembangkan dan memelihara secara terus menerus sistem penjaminan mutu akademik di lingkungan Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.

Seluruh kegiatan LPM adalah ditujukan untuk:

  • Menjamin mutu pelaksanaan pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, bertanggungjawab, mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, dan mampu mengembangkan diri
  • Menjamin mutu penelitian (research) dan pelayanan sosial (community service) yang berbobot dan bermanfaat bagi masyarakat di tingkat nasional dan internasional
  • Meningkatkan perbaikan sistem manajemen mutu akademik secara terus menerus di lingkungan Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.

NILAI DASAR

Dalam menjalankan tugasnya, LPM selalu menjunjung tinggi nilai-nilai:

  • Keunggulan
  • Integritas
  • Keterbukaan (Transparansi)
  • Kebangsaan
  • Kemanusiaan

Tiga nilai yang pertama adalah nilai dasar yang disepakati untuk Universitas Pendidikan Nasional Denpasar oleh Senat Akademik Universitas Pendidikan Nasional Denpasar. Sedangkan dua nilai yang terakhir merupakan tambahan dari LPM, dengan alasan bahwa Universitas Pendidikan Nasional Denpasar menyandang nama sebuah PTS di Bali yang menjunjung tinggi nilai kebangsaan dan kemanusiaan.

STRUKTUR ORGANISASI

LPM bertanggung jawab kepada Rektor, yang pelaksanaan sehari-harinya berada di bawah koordinasi Deputy Rektor I Bidang Akademik. Proses penjaminan mutu akademik di Universitas Pendidikan Nasional Denpasar dilaksanakan secara berjenjang dari aras universitas sampai ke fakultas, bahkan dapat dilaksanakan sampai ke aras program studi. Karena itu dalam menjalankan tugasnya dalam lingkungan Universitas Pendidikan Nsasional Denpasar, LPM mempunyai rekan kerja secara terstruktur, yaitu Gugus Kendali Mutu Akademik (GKM) pada aras Fakultas/Program Pascasarjana-Undiknas Studi Kajian. Kedua institusi ini bekerjasama dalam menjalankan tugas penjaminan mutu akademik di lingkungan Unversitas Pendidikan Nasional Denpasar.

KEGIATAN DAN PENCAPAIAN LPM

Di atas sudah dinyatakan bahwa secara efektif LPM baru aktif sejak awal tahun 2005. Beberapa kegiatan dan pencapaian penting LPM adalah:

  1. Pemantapan institusi LPM, GKM (2005 – 2007)
  2. Kunjungan diseminasi ke 4 fakultas.
  3. Kompilasi Peraturan-peraturan Akademik (DIKTI, UNDIKNAS, dll) (2005).
  4. Penyebaran borang evaluasi (2005 – 2007)
  5. Evaluasi Dosen Oleh Mahasiswa (EDOM)
  6. Penerbitan Buku Referensi Sistem Penjaminan Mutu Akademik Universitas Pendidikan Nasional Denpasar (2005).
  7. Evaluasi Diri (Self Assessment) pada aras institusi dan aras program studi. Pada aras institusi adalah evaluasi terhadap LPM sendiri, sedangkan pada aras program studi adalah 1 (satu) program studi pada setiap fakultas (2007).

PRODUK LPM

  1. Kebijakan Akademik:
    • Buku Sistem Penjaminan Mutu Akademik Undiknas Denpasar
    • Manual-mutu dan manual prosedur
    • Borang evaluasi Progdi (termasuk EDOM)
    • SK Rektor tentang penjaminan mutu akademik
  2. Rekomendasi:
    • Untuk Rektor tentang masalah-masalah akademik di Undiknas, khususnya yang berkaitan dengan Penjaminan Mutu.
    • Pembukaan program studi.
    • Laporan Kemajuan pelaksanaan sistem penjaminan Mutu

METODE KERJA LPM

  • Rapat rutin
  • Rapat khusus
  • Pelatihan
  • Konsultasi
  • Pengumpulan data

KEAHLIAN ANGGOTA LPM

  • Mempunyai kemampuan dalam membaca dan menulis konsep dan teori QA. Memahami dan menguasai konsep dan teori QA.
  • Memempunyai kemampuan dalam menyebarluaskan pengetahuan Quality Assurance (planning-doing-checking-action/improvement) kepada pihak lain:
    • Quality Management (planning dan doing)
    • Quality Audit (checking)
    • Quality Improvement (action atau improvement)
    • Mempunyai skill menilai proposal pembukaan program studi baru, dan menilai program studi yang sedang berjalan, sesuai dengan standar.
    • Mempunyai skill negosiasi, mengajak, dan mendorong orang untuk menerima dan melaksanakan QA di tempat mereka

OPERASIONAL MANAJEMEN MUTU AKADEMIK DI UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL DENPASAR

Penjaminan Mutu Akademik adalah proses dimana customers, stakeholders, clients , atau pihak-pihak berkepentingan lain merasa terpuaskan bahwa standar mutu akademik Universitas Pendidikan Nasional Denpasar dicapai secara konsisten. Untuk memberikan jaminan seperti itu, perlu dibangun sebuah sistem Manajemen Mutu Akademik . Bagian dari sistem ini adalah Pengawasan Mutu Akademik, dimana kesesuaian kinerja dengan standar diperiksa, dan tindakan-tindakan akan diambil jika kesesuaian tidak tercapai. Sistem Manajemen Mutu Akademik dapat diperiksa untuk melihat apakah sistem itu ada dan berjalan; pekerjaan ini disebut Audit Mutu Akademik. Produk atau pelayanan akademik Universitas Pendidikan Nasional Denpasar dapat diperiksa secara eksternal untuk melihat apakah produk dan pelayanan itu sudah tercapai; pekerjaan ini disebut Asesmen Mutu Akademik . Agar semua ini dapat berjalan dengan mulus di dalam organisasi Universitas Pendidikan Nasional Denpasar, maka Universitas Pendidikan Nasional Denpasar perlu membangun suatu Lingkungan/Atmosfir Akademik , di dalam lingkungan ini semua pihak dari atas sampai ke bawah mempunyai komitmen yang tinggi terhadap Budaya Mutu Akademik yang sudah disepakati bersama .

HUBUNGAN DENGAN PIHAK LUAR

Dalam menjalankan tugasnya, LPM berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan penjaminan mutu akademik, misalnya lokakarya, pelatihan, dan seminar baik yang dilakukan oleh Dikti maupun Universitas lain di Wilayah Indonesia, Untuk tugas akreditasi ekternal, LPM bekerjasama dengan Badan Akreditasi Nasional Dikti. Universitas Pendidikan Nasional Denpasar sebagai piolot projek dalam rangka pelatihan AMAI yang diselenggarakan oleh Dikti, yang pada masa kini sudah selesai menyusun sebuah manual quality assurance assessment.

KEPUTUSAN REKTOR YANG BERKAITAN DENGAN LPM

  1. Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Nasional Denpasar Nomor: 406/II-1/VII/2005 tentang Pengangkatan pejabat struktural dan pejabat Administrasi di lingkungan Undiknas Denpasar.
  2. Keputusan Rektor Universitas Pendidikan Nasional Denpasar Nomor: 466/II-1/UND/XII/2006 tentang Pengangkatan pejabat struktural Badan Penjamin Mutu dan Gugus Kendali Mutu di Lingkungan Undiknas Denpasar.
  3. Keputusan Rektor Universitas Ipendidikan Nasional Denpasar Nomor : 084/II-4/UND/III/2007 tertanggal 3 maret 2007 Tentang pengembangan struktur organisasi Lembaga Penjamin Mutu.


Last Updated on Monday, 25 April 2011 01:37

KONTAK

SEKRETARIAT
Jl.Bedugul No.39 Sidakarya
Denpasar - Bali
info[at]undiknas.ac.id
Telp. 0361-723077 / 723868
Fax. 0361-723077


Telp. (0361) 723077/723868 Fax. (0361) 723077